Kredit HP tanpa uang muka kini bukan lagi jadi hal asing atau susah didapat kalau kita butuh ambil cicilan HP baru. Asalkan tahu layanan kredit yang tepat, kamu bisa langsung daftar dan ajukan cicilan. Kredivo misalnya, layanan kredit HP tanpa DP yang punya program cicilan 0% dan jumlah limit kreditnya bisa sampai Rp 50 juta.
Sayangnya, layanan cicilan online kerap kali menjadi penyebab orang terbelit utang. Tentu salah satu alasannya karena pemakaian yang kurang disiplin dan nggak disesuaikan dengan kemampuan keuangan. Misalnya, mengambil lebih dari satu cicilan dalam waktu yang sama. Yang mana, ini akan menambah beban pengeluaran setiap bulan sampai tenornya lunas.
Padahal, kalau digunakan dengan tepat, aplikasi kredit tanpa DP bisa membawa banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya di momen-momen darurat atau butuh cicilan dalam waktu cepat.
Kalau kamu punya rencana pakai aplikasi kredit HP tanpa DP dalam waktu dekat, ada 5 cara mudah yang bisa kamu terapkan agar penggunaannya tidak membuat kamu jadi terjebak utang, yaitu:
Pastikan rasio utangmu masih ada dalam batas aman dan sehat
Kunci utama yang harus benar-benar diperhatikan agar kamu nggak terbelit utang saat pakai aplikasi kredit adalah rasio utang yang sudah dimiliki sekarang. Misalnya, kamu butuh HP baru untuk ganti HP lama yang rusak atau sebagai HP cadangan.
Sebelum daftar layanan kredit dan cicil HP-nya, kamu perlu menghitung berapa utang yang sudah berjalan saat ini? Sebab, makin kecil rasio utang terhadap penghasilan, ini berarti kondisi keuangan kamu bisa dikatakan masih sehat. Batas maksimal rasio utang adalah 30% dari total penghasilan.
Kalau jumlah cicilan yang harus kamu bayar per bulannya sudah memakan 30% jumlah penghasilanmu, artinya kamu perlu menunda untuk ambil cicilan baru sampai ada cicilan yang lunas. Dengan begitu, kondisi keuangan akan tetap terjaga dan meminimalisir risiko terbelit utang.
Mengukur kemampuan cicilan & menentukan tipe HP yang sesuai
Di tengah maraknya tipe HP canggih, baik itu kategori mid-range yang harganya mulai Rp 5 jutaan, sampai flagship yang harganya RP 10 jutaan, mungkin kamu sudah punya wishlist tersendiri mau beli HP tipe yang mana. Punya wishlist HP mahal, sah-sah saja, tapi supaya lebih realistis dan kondisi keuangan tetap sehat, memilih tipe HP juga harus disesuaikan dengan kemampuan. Bukan hanya keinginan.
Cara mudah untuk menentukan kemampuan ini adalah dengan mengecek berapa jumlah uang yang sanggup kamu keluarkan per bulan untuk bayar cicilannya dan tempo waktunya. Katakanlah, kamu bisa membayar cicilan sebesar Rp 700 ribu selama 6 bulan dan jumlah ini sudah ada di batas rasio utang yang sehat atau tidak melebihi 30% total penghasilanmu.
Dengan begitu, kalau dihitung secara kasar, maka selama 6 bulan total uang yang dikeluarkan adalah Rp4.200.000. Angka inilah yang bisa menjadi patokan besarnya harga HP yang bisa kamu ambil saat mau transaksi cicilan. Kamu juga bisa mencari dan mengeksplor berbagai tipe HP dengan kisaran harga tersebut.
Memilih layanan kredit HP tanpa DP yang bunganya bersahabat
Nggak bisa dipungkiri, tingkat suku bunga sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya cicilan yang harus kamu bayar setiap bulannya. Jadi, makin kecil suku bunga dari aplikasi kredit HP tanpa DP yang kamu gunakan, akan makin ringan juga jumlah angsuran yang harus kamu bayarkan.
Kredivo, termasuk salah satu pilihan aplikasi kredit HP tanpa DP dengan bunga bersahabat. Ada opsi cicilan 0% dengan tenor maksimal 3 bulan dan biaya admin 1% per bulannya. Ada juga opsi cicilan dengan tenor 6 bulan, 12 bulan, sampai 24 bulan dengan suku bunga mulai 1.99%. Opsi kedua cocok kamu pilih kalau mau punya angsuran yang lebih ringan setiap bulannya.
Mengambil cicilan HP hanya untuk diri sendiri, bukan dipinjamkan ke orang
Hal lain yang bisa membuat seseorang terjebak utang saat pakai aplikasi kredit adalah penggunaan yang bukan untuk diri sendiri. Penggunaan aplikasi kredit untuk dipinjamkan lagi ke orang lain dengan harapan orang tersebut akan membayar cicilan per bulan sesuai yang dijanjikan, sangat tidak disarankan.
Sebab, saat kamu menggunakan aplikasi kredit untuk mengambil cicilan, otomatis datamulah yang terekam sebagai debitur. Alhasil, kamu jugalah orang yang harus bertanggung jawab menyelesaikan cicilan tersebut walau barangnya bukan kamu yang menggunakan. Jadi, apabila terjadi kredit macet dari orang yang kamu pinjami, maka akan ada risiko kamu harus menanggung sisa cicilannya.
Disiplin membayar cicilan & jangan ambil yang baru sebelum lunas
Jika cicilan sudah berhasil diambil, disiplin membayar tagihan sebelum jatuh tempo adalah kunci lainnya yang buat kamu terhindar dari jeratan utang. Ditambah, kalau cicilan baru berjalan 1 bulan atau belum lama dari tanggal transaksi, hindari mengambil cicilan yang baru supaya keuangan kamu bisa “bernapas”. Kalau mau ambil cicilan baru, paling tidak, tunggu minimal sampai setengah tenor cicilan berjalan atau tunggu sampai lunas supaya keuangan kamu tidak terbebani banyak dengan cicilan.