Jangan Panik, Begini 5 Tips Kelola Keuangan Hadapi Resesi Global

Beberapa media mainstream bahkan influencer keuangan sudah mewanti-wanti datangnya resesi global yang akan melanda dunia tak terkecuali Indonesia di tahun 2023. Resesi bisa diartikan sebagai kondisi ekonomi yang memburuk.

Namun demikian, hal ini sudah pernah kita alami saat menghadapi pandemi di tahun 2020 dan tahun 2021. Namun, saat itu penyebabnya adalah covid19 sementara resesi 2023 salah satunya disebabkan karena peperangan Ukraina dan Rusia yang berdampak negara-negara Eropa dan Amerika sehingga mengguncang beberapa negara di Asia lainnya.

Apa yang perlu dilakukan? Sebenarnya kita tidak perlu panik, namun tetap harus mewaspadainya dengan berbagai langkah yang terukur. Misalnya mengurangi utang konsumtif dari aplikasi kredit. Langkah kecil tersebut akan bisa membantu menyelamatkan kondisi finansial di tahun 2023.

Perbesar Dana Darurat Sebagai Cadangan

Apapun ancamannya, gunakan sebagai salah satu kesempatan untuk belajar untuk bertahan. Salah satu yang banyak disarankan beberapa pakar keuangan adalah dengan memperbesar dana darurat.

Ibarat kendaraan offroad yang hendak melewati jalur terjal, perbekalan yang disiapkan bukan hanya cadangan ban saja tetapi bensin cadangan dan alat-alat lain yang diprediksi akan membantu kendaraan lolos dari jebakan jalan berlubang atau jalur yang terjal.

Begitu juga dalam menghadapi resesi global, langkah yang perlu diperhatikan adalah dengan memulai mengencangkan ikat pinggang dan memperbesar dana darurat untuk kondisi tidak terprediksi di masa depan.

Dana darurat yang ideal bukan lagi untuk memenuhi kebutuhan pokok selama enam bulan tapi satu hingga dua tahun ke depan. Karena kabarnya dampak resesi ini akan terasa hingga tiga tahun setelah 2023.

Siapkan Asuransi Kesehatan

Bagi yang sudah bekerja dan punya penghasilan wajib menyisihkan uang untuk asuransi kesehatan murni. Sehingga jika jatuh sakit atau mengidap penyakit kritis sekalipun bisa terbantu dana dari asuransi kesehatan.

Sekalipun sudah memiliki BPJS Kesehatan, dalam kondisi resesi biasanya akan lain yang dihadapi. Bersiap saja untuk menghadapi kondisi terburuk seperti ketika pandemi di mana tidak ada tempat lagi di Rumah Sakit pemerintah sehingga pilihan hanya RS Swasta yang biayanya pasti berbeda.

Segera Periksa Neraca Keuangan

Mumpung masih ada kesempatan, kamu bisa segera memeriksa kondisi keuangan. Apakah sudah cukup positif atau malah sebaliknya negatif. Tidak apa jika punya utang, asalkan tidak lebih dari sepertiga penghasilan.

Jika kamu memiliki utang lebih dari sepertiga penghasilan, lunasi dulu utang dengan bunga paling tinggi. Caranya bisa didapatkan dari tabungan atau aset yang dimiliki. Sehingga bisa mengurangi beban bulanan. Perkecil rasio utang sebisa mungkin agar saat menghadapi resesi, beban biaya bulanan tidak terlalu menekan kondisi keuangan.

Hindari Utang Konsumtif

Bank Indonesia baru saja menaikkan suku bunga kembali di bulan Oktober 2022 menjadi 4.75% dari sebelumnya 4.25%. Apa dampaknya? Tentu saja bunga pinjaman yang meningkat. Sehingga alasan inilah yang menjadi penyebab mengapa sebaiknya menahan pinjaman atau utang konsumtif.

Namun, jika utang yang digunakan untuk keperluan utang produktif tidak masalah selama kondisi keuangan cukup baik untuk membayar cicilannya. Hingga saat ini beberapa aplikasi kredit pun tidak mengubah bunga pinjamannya meski suku bunga BI naik. Hal tersebut bisa menjadi peluang untuk mendapatkan pinjaman produktif berbunga rendah seperti yang ditawarkan oleh Kredivo.

Kredivo memberikan pinjaman tunai dengan limit hingga Rp30 juta bagi member premium. Kamu bisa menggunakan setengahnya untuk keperluan darurat seperti membeli obat, memperbaiki rumah yang bocor atau karena banjir, memperbaiki kendaraan yang rusak karena banjir, biaya pendidikan hingga pernikahan.

Bunga pinjaman hanya 2,6% saja per bulan, lebih rendah dibandingkan dengan perusahaan sejenis. Untuk pinjaman tunai akan dikenakan biaya admin di muka sebesar 6% dari total pinjaman. Namun, jika digunakan untuk belanja dengan metode cicilan tidak akan dikenakan biaya admin.

Untuk belanja dengan metode cicilan minimal Rp500 ribu. Tenor 6 hingga 12 bulan dengan bunga sama yakni 2,6% saja. Khusus untuk tenor 3 bulan tidak dikenakan bunga, tapi hanya biaya admin sebesar 3% dari total pinjaman. Jadi, manfaatkan dengan baik sesuai dengan kebutuhannya saja.

Download langsung aplikasi Kredivo dari App Store maupun Google Play Store. Kini, kamu bisa belanja langsung dari aplikasi Kredivo tanpa pindah ke aplikasi lainnya.

Cari Penghasilan Tambahan

Berapapun penghasilan tambahan yang bisa dilakukan akan sangat membantu kondisi keuangan jelang resesi. Apalagi jika bisa mendapatkan pekerjaan yang cukup mapan di tengah kondisi ekonomi yang melemah.

Tidak perlu panik karena kita masih bisa mempersiapkan langkah-langkah pertolongan dan upaya preventif yang bisa dilakukan jelang tahun 2023.