Cara Mengetahui Keputihan Tanda Hamil Dari SehatQ

Keputihan tanda hamil tentu saja berbeda dengan keputihan yang terjadi sebelum haid pada wanita. Apalagi kondisinya adalah jika Anda sudah menikah maka wajib mengetahui apa perbedaan antara keduanya. Keputihan adalah kondisi yang umum dialami oleh wanita di mana keluar cairan berwarna putih sebelum menstruasi dari vagina.

Keputihan terjadi karena meningkatnya kadar hormon estrogen di dalam tubuh dan membuat vagina lembab serta meningkatkan aliran darah di area pelvis. Namun untuk sebagian wanita ada beberapa keputihan yang memang menjadi tanda terjadi kehamilan. Kira-kira apa cirinya?

Ciri-ciriĀ  Keputihan Sebelum Menstruasi

Untuk keputihan sebelum menstruasi, Anda akan merasakan beberapa fase dan perbedaan ciri tersendiri dibanding keputihan tanda kehamilan.

  • Keputihan tanda kehamilan melewati fase ovulasi di mana memiliki warna yang bersih, teksturnya elastis dan juga berair. Anda juga akan mengalami keputihan yang jumlahnya jauh lebih banyak dari biasanya.
  • Keputihan juga terjadi setelah ovulasi yang diakibatkan karena masa subur sudah selesai. Keputihan ini biasanya muncul selama 14 hari dengan tekstur yang lebih tebal namun jumlahnya lebih sedikit.
  • Keputihan juga muncul saat sebelum menstruasi dengan bentuk cairan berwarna putih dan ada noda kekuningan.
  • Di fase terakhir ini terjadi setelah menstruasi di mana keputihan berwarna kecoklatan seperti darah kotor yang sudah meluruh sepenuhnya.

Ciri-ciri Keputihan Tanda Hamil

Berikut ini beberapa perbedaan antara keputihan tanda hamil.

1. Jumlah Kadar Keputihan

Yang pertama bisa dilihat dari jumlah kadar keputihan yang dialami. Untuk keputihan sebagai tanda hamil biasanya cenderung lebih banyak jika dibanding keputihan ketika akan menstruasi. Anda bisa lihat pada lembab atau cepat basahnya di bagian celana dalam dan biasanya jumlahnya akan semakin bertambah ketika sudah mendekati usia persalinan.

Anda bahkan harus menggunakan pentyliner yang praktis dan nyaman agar tidak mengganggu aktivitas. Bisa juga dengan mengganti celana dalam secara berkala supaya tidak merasa basah. Apalagi keluarnya keputihan yang banyak, bisa saja menyebabkan bakteri di dalam vagina.

2. Warna Keputihan

Warna keputihan pada orang hamil juga berbeda dengan keputihan sebelum haid. Keputihan saat hamil warnanya cenderung putih susu atau berwarna putih kuning dan warnanya jauh lebih jernih.

Namun jika anda mengalami keputihan berwarna dan berbau serta menyebabkan gatal bahkan nyeri sampai berdarah, maka merupakan keputihan abnormal dan bisa menjadi penyebab tanda sebuah penyakit. Jika sudah begini maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter ahli untuk mengetahui penyebabnya.

3. Aroma dan Tekstur

Keputihan tanda kehamilan juga bisa dilihat dari tekstur keputihan tersebut. Meskipun memang jika dibedakan secara tekstur cukup sulit karena hampir sama. Namun untuk tekstur keputihan ketika hamil cenderung jauh lebih cair dan lebih lengket serta lebih tebal.

Dari aroma juga bisa dilihat antara keputihan saat hamil dan keputihan normal biasa. Keputihan tanda kehamilan punya aroma yang cenderung lebih ringan dibanding keputihan normal.

Sekarang tentu Anda sudah tahu apa saja perbedaan keputihan tanda hamil dengan keputihan normal. Untuk informasi seputar keputihan dan daerah kewanitaan, bisa Anda temukan lewat SehatQ. Di mana platform ini akan membantu anda untuk mendapatkan informasi kesehatan dan menarik lainnya secara akurat dan berdasarkan fakta.

Lewat platform ini juga Anda bisa melakukan konsultasi terkait berbagai penyakit dan juga dosis obat secara gratis langsung dengan dokter ahli. Kunjungi SehatQ baik lewat website maupun aplikasi.